PROPOLIS : Keunggulan, Khasiat Dan Komposisi

PROPOLIS : Keunggulan, Khasiat Dan Komposisi

Apa Itu Propolis ???

Propolis adalah zat resin yang mengandung mineral, senyawa kimia organik serta antibiotik yang berasal dari tunas, bunga, dan kulit pepohonan. Zat tersebut diolah secara biologis oleh lebah dan digunakan untuk menutup celah, memperkecil pintu masuk dan berfungsi sebagai salah satu sistem pertahanan lebah. Keragaman sifat fisika/kimia propolis dipengaruhi oleh jenis lebah, vegetasi dan kondisi geografis habitat lebah. Indonesia sebagai salah satu negara dengan biodiversitas yang melimpah memiliki potensi yang sangat tinggi dalam pengembangan bioproduk yang berkualitas termasuk propolis.

Komposisi Propolis

Komposisi propolis bervariasi tergantung asal getah tumbuhan (Gojmerac, 1983). Propolis dengan sejumlah senyawa didalamnya menunjukkan bermacam-macam efek biologis dan aktivitas farmakologis.  Lebih dari 180 senyawa yang terkandung di dalam propolis sudah diketahui (Kasahara, Matsuka dan Nakamura, 2005).

Unsur aktif yang penting dalam farmakologi dan aktivitas biologis adalah flavonoid (flavon, flavonol, flavonon) dan senyawa fenolat serta. Pada propolis lebah liar Trigona spp., ditemukan lebih dari 200 senyawa (Mahani, 2011). Sekurang-kurangnya lebih dari 38 jenis flavonoid telah ditemukan termasuk diantaranya flavonol (galangin, kaemferol, quersetin), flavonon (pinocembrin, pinosrobin), flavononol (pinobanksin), serta flavon (chrysin, acacetin, apigenin, ermanin).

Beberapa senyawa fenolat yang terkandung dalam propolis antara lain hidroksisinamat, asam sinamat, vanilin, benzil alkohol, asam benzoat, kafeat, kumarat, serta asam ferulat (Khismatullina, 2005; Matienzo dan Lamoreno, 2004)

Berikut adalah tabel komposisi propolis berdasarkan Krell (1996).

Kelas Komponen

Jumlah

Grup Komponen

Resin

45-55%

Flavonoid, asam fenolat dan ester

Lilin dan asam lemak

25-35%

Sebagian besar dari lilin lebah dan beberapa dari tanaman

Minyak essensial

10%

Senyawa volatile

Protein

5%

Protein kemungkinan berasal dari pollen dan amino bebas

Senyawa organik lain dan mineral

5%

14 macam mineral, yang paling terkenal adalah Fe dan Zn. Sisanya seperti Au, Ag, Cs, Hg, La dan Sb.

Senyawa organik lain seperti keton, asam benzoat dan esternya, gula, serta vitamin (B3).

Keistimewaan dan Khasiat Propolis

Hampir tidak mungkin menemukan ratusan senyawa aktif terkandung sekaligus dalam suatu bahan di alam. Tetapi berbagai riset membuktikan bahwa di dalam propolis terkandung ratusan senyawa aktif yang memiliki khasiat pengobatan.  Jika setiap senyawa aktif memiliki satu khasiat, maka secara sederhana propolis yang mengandung 100 senyawa aktif akan memiliki 100 khasiat. Keistimewaan propolis ini hingga kini tidak dimiliki oleh bahan lain.

Khismatullina (2005) menyatakan bahwa propolis menunjukkan aktivitas antimikrobial, antifungal, antivirus dan antoprotozoa.  Senyawa flavonoid propolis juga bertindak sebagai antioksidan yang mampu mengatasi senyawa radikal bebas sehingga sangat baik sebagai antikanker. Dengan aktivitas biologis yang begitu lengkap maka penyakit yang dapat diatasi oleh propolis begitu luas, baik penyakit yang tergolong infeksi (batuk, radang tenggorokan, TBC dll) maupun penyakit degeneratif seperti atherosklerosis, diabetus mellitus, mioma, tumor, kanker, jantung koroner, stroke dll.

Referensi:

  • Gojmerac WL.  1983.  Bee, Beekeeping, Honey and Pollination. Westport: Avi.
  • Kasahara R, M. Matsuka and J. Nakamura. 2005.  Physiochemical Diversity and Plant Origins of Japanese Propolis.  Dalam Bees for New Asia.  Proceedings of The 7th Asian Apicultural Association Conference and 10th Beenet Symposium and Technofora.  Laguna, Phillipines.
  • Khismatullina, N. 2005.  Apitherapy.  Rusia: Mobile Ltd.
  • Krell, R. 1996. Value-Added Products From Bee keeping; FAO Agricultural Services Bulltein No. 124. Food and Agriculture Organization of the United Nations Rome 1996. www.fao.org/docrep.htm.
  • Mahani, RA. Karim, N. Nurjanah. 2011.  Keajaiban Propolis Trigona. Pustaka Bunda, Jakarta.
  • Matienzo AC., Lamorena M.  2004.  Extraction and Initial Characterization of propolis from Stingles Bees (Trigona biroi Friese).  Di dalam: Proceedings of The 7th Asian Apicultural Association Conference and 10th Beenet Symposium and Technofora. Los Banos, 23-27 Februari 2004.  University of The Phillipines.  Hlm 321-329.
  • Wade, C. 2005. Can Bee Propolis Rejuvenate The Immune System? www.thenaturalshopper.com/ buy-beesupplements/article.html.